Sabtu, 12 Oktober 2013

Naskah Drama : KAMULAH NADA DALAM SHYMPONI HATIKU



Di sebuah sekolah KIRIN ART, ada 4 orang sahabat. Mereka adalah Andhita, Adilla, Nadine, dan Vannesa. Diantara mereka Adilla adalah yang paling egois, tetapi dia adalah salah satu siswa yang aktif dan pintar. Kalau Andhita itu orangnya  ramah dan baik hati. Nah, kalau Nadine dan Vannesa itu seperti saudara kembar, tetapi bedanya kalau Nadine itu cerewet tapi kalau Vannesa itu orangnya judes. Walaupun mereka selalu tampil beda tetapi mereka tetap kompak.
Pagi itu, adilla sedang berjalan sambil melamun dan tersenyum-senyum sendiri, kemudian Nadine dan Vannesa datang dan mengagetkannya.
Nadine    :”Hayoo...???”
Vannesa :”Ngapain sich kamu senyum-senyum sendiri???”
Nadine    :”kaya’nya ada yang lagi jatuh cinta nich..”
Adilla        :”E...e...enggak koq... siapa  yang lagi jatuh cinta, jangan ngarang deh loe!!!”
Vannesa :”hayoo... bo’ong kan??? Cerita dunkz.., jadi penasaran niech...!!!”
Nadine    :”Iya.. cerita dunkz...cerita dunkz....!”
Adilla        :”Em... gimana ea?? Kasih tahu gak ea..???”
Vannesa :”kayaknya ada yang udah mulai main rahasiaan-rahasiaan nich??”(menatap curiga)
Adilla        :”ya dech... gue nyerah... gue mau cerita.. sebenernya gue lagi suka sama seorang cowok.”
Nadine    :”Eh... siapa? Dia satu kelas nggak sama kita? Atau dari SMA lain? Apa jangan-jangan temen kakak kamu ea??? Hayoo...ngaku aja dech???”
Adilla        :”ya ampun.... kalau loe ngomong terus.., kapan gue bisa jawab!!!”
Vannesa :”ya deh...cepetan cerita... aku penasaran niech....”
Adilla        :”loe kenal victor nggak???”
Nadine    :”Victor anak pindahan dari Kanada itu., siapa sich yang nggak kenal sama dia., jadi kamu suka sama dia?” (sambil tersenyum)
Vannesa :”hah... apa??? Kamu serius?? Mana mungkin cewek  kaya kamu bisa suka sama dia.”
Adilla        :”lho kenapa nggak?? Siapa sich yang gakz suka sama Victor, dia kan cowok paling populer di sekolah kita, dia juga pintar, selain itu dia juga baik hati.”
Nadine    :”aduch... yang lagi jatuh cinta, dibelain terus!!!btw andhita mana???
(tiba-tiba Andhita datang dengan membawa buku)
Adilla        :”ehh ttu andhita,, husstt,, Andhitaa??? serius banget sich loe, lagie baca apa???”
Andhita   :”(terkejut)hey,,kalian lupa ya kalau pagi ini kita ada ulangan.”
Nadine n’ Vannesa :”Oh my God.. are you sure??”
Andhita   :”kemarin Mr. Kris bilang kalau materinya udah selesai kita ulangan.”
Adilla        :”oh...eaa....gue sampai lupa....masuk  kelas  yukk!!!!
(tet...tet...teeett....bel masukpun berbunyi, karena terkejut merekapun berlari masuk kelas. Sampai di kelas Mr. Kris sudah berada di dalam kelas, 4 orang sahabat itu kemudian duduk di bangku masing-masing dan mengerjakan soal-soal ulangan dengan sangat serius... Tahu ataupun enggakyang penting serius ngerjain soal-soalnya..)
ADEGAN KE-2
(tet....tet.....teett...bel istirahatpun berbunyi andhita keluar membawa buku-buku yang begitu banyak dan tiba-tiba....)
Bruukkk...
Victor       :”emm.... sorry gue enggx sengaja.”
Andhita   :”enggx apa-apa lain kali hati-hati ya.”
Rangga    :”Victor...gue cabut dulu ya..”
Victor       :”eaa.. duluan aja.”
.....
Victor       :”ehh...tunggu..”
(mendengar suara itu, andhita pun menghentikan langkah kakinya lalu menengok ke belakang. Victor pun berlari menghampiri andhita.)
Andhita   :”eaa,,ada apa?????
Victor       :”hay, gue victor..loe pasti andhita temennya adilla??
Andhita   :(terkejut) “emm..eaa..darimana kamu tahu??”
Victor       :”gue tahu dari rangga..emm gue boleh nanya sesuatu enggak????”
Andhita   :”boleh... Soal apa???
Victor       :”Adilla orangnya itu kaya gimana sich???”
(mendengar kalimat itu andhita lalu tersenyum, dan senyuman andhita membuat victor bingung)
Andhita   :”kenapa kamu tanya sama aku???”
Victor       :”eaa,,karena loe  temennya Adilla??”
Adhita      :”emm,,gini aja  kamu ikut ekskul basket kan ?! kenapa nggak nanya sama kak Rangga?!”
Victor       :”ha..Rangga...?! apa hubungannya ?!”
Adhita      :” Kamu belum tahu,, kalau kak Rangga itu kakaknya Adilla ?!”
Victor       :” ha..(terkejut) masa....??”
....
(ketika sedang berbincang-bincang, tiba-tiba Nadine datang dan membuat kaget Victor dan Andhita)
Nadine    :” Andhita... kamu ni ya dicari kemana-mana eh ternyata disini. Ayoo pergi!!!!!
Andhita   :” Sorry... I must go now!”
Victor       :”No problem” (sambil tersenyum)
.....
(Kemudian Rangga datang dan mengagetkan lamunan Victor, maybe Victor sedang berfikir about “gimana lagi cara buat dapat informasi soal Adilla”)
Rangga    :” Victor??gue cari’in kemana-mana ternyata loe ada disini
Victor       : (terkejut) “Rangga, Kok loe bisa tahu kalau gue ada disini??”
Rangga    :”gue cuma nebak adja.Owh eaa,,hari ini kita nggak jadi latihan soalnya kak steven bilang Mr. Budi nggak bisa dateng.”
Victor       :” emm... terus kita gimana?”
Rangga    :” ya kita pulang... emang loe mau tidur disini?”
Victor       :”ya nggak lah... tapi loe mau nggak kita pulangnya ntar aja.”
Rangga    :”emm... emang kenapa?? loe lagi nunggu seseorang eaa??”
Victor       :”eaa.. gue mau nunggu andhita.. mau nitip surat buat adilla.” (sambil tersenyum)
Rangga    :” owh... gue kira loe naksir sama Andhitanya.”
Victor       :” loe cemburu kalau gue naksir Andhita. (sambil tertawa)
Rangga    :” ehh, enak aja loe..” (sambil tersenyum)
Victor       :” emm.. btw Adilla itu adex loe eaa??
Rangga    :” eaa,,loe pasti tau dari Andhita????.”
Victor       : (terkejut)”eaa,,koq loe….???”
Rangga    :”Andhita itu adex kandung gue,,kenapa loe kaget eaa?????”
Victor       :” koq enggak ada mirip-miripnya eaa???”(sambil tertawa)
Rangga    :(tersenyum)
ADEGAN KE-3
(tet...tet...teeett....bel pulang sekolahpun berbunyi..uuch senangnya hari ini murid-murid dari Kirin banyak yang ikut ekstrakulikuler lho... wach ternyata mereka itu murid-murid yang aktif ea??? Nadine dan Adilla pergi terlebih dahulu untuk mengikuti ekstrakulikuler PMR)
Nadinne  :” ehh Adilla.. aku mau cerita sama kamu tapi kamu jangan cemburu ea??”
Adilla        :” mau cerita apaan sich loe?? Kelihatannya serius banget.”
Nadinne  :” em.. Tadi aku liat  Andhita jalan bareng lho sama Victor.”
Adilla        :”loe yakin?? Kali aja loe salah liat.”
Nadinne  :” aku yakin banget... kayaknya mereka lagi deket dech.”
Adilla        :” masa sich??? Andhita kan temen gue. Masa dia berani nusuk gue dari belakang?”
Nadinne  :” tapi aku serius, ya udah kalau nggak percaya. Yang penting aku udah cerita sama kamu.”
Adilla        :”kalau sampai dia berani mengkhianati persahabatan gue. Liat adja ntar, gue akan bales.”
ADEGAN KE-4
(Asyik... 1 jam berlalu... akhirnya PMR pun telah usai.. ye... horee... ketika pulang, Andhita berjalan bersama temannya  dan tiba-tiba Victor menghampirinya dan memberikan sesuatu ke Andhita tapi bukan untuk Andhita melainkan untuk Adilla)
Victor       :”hay..??”
Andhita   :”heyy,,ada apa????”
Victor       :”gue mau nitip ini buat Adilla.”(sambil tersenyum)
Andhita   :”ya nanti akan aku sampein. Ea udah ea, bye?
Victor       :”bye..”
(di saat bersamaan, Adilla melihat kedekatan antara Andhita dan Victor)
Adilla        :”dasar pengkhianat.”(gumannya)
(saat berjalan menuju rumah, Andhita menyempatkan diri untuk mampir ke rumah Adilla tapi disaat yang bersamaan Adilla menghadangnya)
Adilla        :” eh Andhita... (plack, tamparan itu mendarat di pipi Andhita) dasar loe pengkhianat.”
Andhita   :”maksud kamu apa? Aku nggak ngerti.”
Adilla        :”loe tu jangan pura-pura bego’... gue udah tahu semuanya, mulai sekarang kita enggak usah temenan lagi.”
Andhita   :”tapi..tapi kenapa??Adilla????
(tanpa menghiraukan jawaban dari Andhita, Adilla pu pergi)
ADEGAN KE-5
HARI KE-2
(pagi-pagi sekali Andhita berangkat sekolah dengan tujuan untuk menghindari Victor tapi ternyata Victor berangkat lebih dulu daripada Andhita, ketika Victor melihat Andhita.. Victor pun memanggil  Andhita lalu berlari menghampirinya)
Victor       :”Hey Andhita... surat yang kemarin udah loe kasih ke Adilla belum?”
Andhita   :”emm..  mulai sekarang kita enggak usah deket-deket lagi eaa!”
Victor       :”lho... kenapa??? Gue bikin salah apa sama loe?”
Andhita   :”enggak... kamu nggak salah kok. Udah ea... aku pergi dulu.”
Victor       :”tapi...”
(ketika Victor belum selesai bicara, Andhita pun meninggalkan Victor. Rangga yang sedari tadi mengamati Victor dan Andhita menghampiri Victor)
Rangga    :”Victor..??”
Victor       :”Hey... loe udah dateng ea??”
Rangga    :”dari tadi kali...loe ada masalah apa sama andhita???
Victor       :”gue juga gak tahu, tiba-tiba aja dia marah sama gue.”
Rangga    :”mending loe coba tanya sama Vannesa apa yang sedang terjadi sama Andhita!!!
Victor       :”eh ya... kenapa gue gak kepikiran ya??
Rangga    :”itulah gunanya teman.”
Victor       :”Thank you friend.”
(ketika jam istirahat, Victor bermaksud untuk ke kantin dan tanpa sengaja victor bertemu dengan Vannesa kemudian Victor bertanya kepada Vannesa. Akhirnya Vannesa menceritakan semua kepada Victor)
Viictor      :”heyy….”
Vannesa :”ngapain kamu kesini?”
Victor       :”kok loe marah?”
Vannesa :”ea jelaslah  aku marah. Gara-gara kamu sekarang Andhita sama Adilla musuhan!”
Victor       :”kok bisa?”
Vannesa :”semua ini salah kamu. Adilla itu suka sama kamu tapi kamu kenapa malah deket sama Andhita. Gara-gara kamu deket sama Andhita, Adilla sampai mutusin tali persahabatan mereka.
Victor       :”masa sich???adilla  setega itu????
Vannesa :”ea bisalah,,yang lebih parahnya lagi,,adilla itu sampai nampar Andhita,,pokoknya kamu harus minta maaf sama  andhita!”
Victor       :”trus, Andhitanya mana?
Vannesa :”loe tanya gue, gue tanya siapa?
Victor       :”emm,,gue cabut dulu ea.. makasih..”
Vannesa :”ya”
ADEGAN KE-6
(siang harinya waktu pulang sekolah Adilla menghampiri Victor)
Adilla        :”hay Victor..???”
Victor       :”hay...”
Adilla        :”kenapa sich loe sekarang kaya’ gini ke gue??? Loe itu udah berubah!!”
Victor       :”perasaan yang berubah itu loe bukan gue..”
Adilla        :”maksud loe???”
Victor       :”loe itu bukan Adilla yang gue kenal dulu, sekarang loe itu udah berubah.. bahkan loe tega nyakitin sahabat loe Andhita...”
Adilla        :”Andhita lagi... Andhita lagi. Kenapa sich loe selalu bela’in Andhita??? Apa sich hebatnya Andhita dibanding gue?? Dia tu cuman seorang peng-khi-a-nat...”
Victor       :”loe tahu nggak, gue itu deket cama Andhita itu karena gue cari informasi about you.loe itu bener-bener keterlaluan banget eaa sama Andhita.
Adilla        :”o.. jadi sekarang loe udah mulai belain Andhita, apa loe udah mulai suka sama Andhita?”
Victor       :”terserah loe.....”
(kemudian Victor meninggalkan Adilla begitu saja dan mendengar ucapan dari Victor, Adilla menjadi semakin cemburu. Akhirnya Adilla berniat untuk menghampiri Andhita)
Adila         :” Andhita loe itu enggak ada kapok-kapoknya eaa.”
Andhita   :” Adilla ada apa sich?”
Adila         :”masih nanya lagi loe? Loe pake sihir apa’an sih sampai-sampai Victor itu sering belain loe didepan gue?loe itu emang bener-bener pengkhianat.
Andhita   :”Adilla soal itu aku bisa  jelasin.”
Adila         :”alah... udahlah..jangan-jangan loe juga suka sama victor????
Andhita   :”Adilla enggak gitu.”
(karena mendengar suara ribut, Nadine dan Vannesa datang dan berusaha untuk memisahkan mereka)
Nadine    :”adilla, udah! Kasihan Andhitanya.”
Adilla        :”apaan sich loe? 0... jadi sekarang loe uda mulai belain Andhita?
Nadine    :”bukannya gitu, tapi kan kasihan sama Andhitanya!”
Vannesa :”eaa... kamu bisa gak sih bersikap lembut sama dya.”
Adilla        :”alah.. udah lah.. Andhita itu pantas...
(belum selesai berbicara, Victor datang bersama Rangga lalu Victor  mengajak Andhita pergi)
Victor       :”Adilla, cukup! Jangan pernah loe deketin  Andhita apalagi nyakitin dia!”
(tanpa berpikir panjang lagi Victor pun menarik tangan Andhita lalu mengajaknya pergi)
Victor       : ”Ayo Andhita, kita pergi dari sini!”
Adilla        :”Victor... kamu..?
Rangga    :”Adilla udah..”
Adilla        :”kakak,,????”
(di tempat berbeda, terlihat Andhita dan Victor yang sedang berbincang-bincang)
Andhita   :”Victor, berhenti!! Lepasin!! Kenapa sich kamu tadi enggak belain adilla aja?????
Victor       :”eaa gue kasian aja sama loe
Andhita   :”kalau kamu kaya gini,,Adilla pasti tambah marah sama aku.”
Victor       :”udah... soal Adilla biar gue yang urus. Ok???
Andhita   :”terserah kamu aja. Makasih ea?? Aku pergi dulu..”
Victor       :”ohh... ea...”
(ketika melihat Victor, tiba-tiba Andhita menjadi teringat dengan surat yang diberikan Victor untuk Adilla. Surat itu belum diberikan kepada  Adilla. Akhirnya Andhita berniat untuk menitipkan surat itu kepada Rangga untuk disampaikan kepada Adilla karena rumah Rangga dekat dengan rumah Adilla)
Andhita   :”Kak Rangga, aku mau nitip ini buat Adilla boleh nggak?”
Rangga    :”boleh. Nanti gue sampai’in. Andhita kakak minta maaf eaa atas semua perlakuan Adilla ke kamu
Andhita   :”eaa kak enggak apa-apa.thanks ea kak,,kakak udah bantu aku.”
Rangga    :”eaa,,cama-cama.”
Andhita   :”eaa udah aku pergi dulu eaa kak”
Rangga    :”owh..eaa..”
(Akhirnya Adilla pulang, kemudian Rangga memberikan surat pemberian Andhita)
Rangga    :”hey... kamu dapet titipan surat dari Andhita.”(sambil memberikan surat)
Adilla        :”Paling isinya juga permintaan maaf.”
Rangga    :”di baca dulu baru komentar!!!”
Adilla        :”kenapa sich kakak tadi enggak belain aku,,yang adexnya kakak itu kan aku bukan Andhita????”
Rangga    :”Adilla,,sebenarnya Andhita itu adalah adex kakak!!adex kandung kakak..
Adilla        :”maksud kakak apa???jangan bercanda dech..enggx lucu tahu….”
Rangga    :”kakak serius,,kamu adex kakak,,Andhita juga adex kakak..jadi kakak bingung harus belain yang mana kalau kalian berdua berantem.”
(kemudian rangga pergi, dan diam-dian Adilla membuka surat itu. ketika membaca surat itu, Adilla merasa bersalah karena sebenarnya surat itu ditujukan ke Adilla bukan Andhita. Isi suratnya adalah:


Dear : Adilla
Angin seakan berbisik pada rerumputan
Melalui sajak-sajak yang dihembuskan
Matahari seakan tersenyum pada bumi
Melalui sinarnya yang lembut menyentuh hati
Meski tak kulihat gemerlap bintang malam
Namun aku bahagia
Dapat melihat dan mengenalmu
Melalui nada-nada cinta
Yang berirama melalui pancaran mata
Yours
Victor
Adilla        : (terkejut)”ya ampun.  Jadi selama ini gue salah sangka sama Andhita, Ya Allah aku minta maaf, aku nyesel udah nyakitin Abdhita.”
(pagi harinya Adilla meminta maaf kepada Andhita)
Adilla        :”Hey?”
Andhita   :”Hey, kamu udah gak marah lagi ma aku?”
Adilla        :”kenapa gue harus marah? Justru gue mau minta maaf atas kesalahan gue kemarin.
Andhita   :”eaa udah luphain aja.. berangkat bareng yuk??”
(disaat yang bersamaan, Vannesa dan Nadine menghampiri mereka)
Nadine    :”Nah... ini baru namanya sahabat.”
Vannesa :”eaa... bener banget... sahabat itu selalu bersama forever and ever.
Nadine    :”sababat itu ada awal tapi tak pernah ada akhir, sahabat itu ada dalam suka dan duka, selalu bisa saling melengkapi dan memahami satu sama lain.”
(saat sedang asyik berbincang-bincang,tiba-tiba Victor datang dan menarik andhita)
Andhita   :”hey... berhenti....2x”
Victor       :”ayo ikut aja.”
Andhita   :”ada apa sih?”
Victor       :”emm... sorry ea atas kejadian kemarin.”
Andhita   :”eaa gpp. Yang penting aku kan udah baikan sama Adilla(sambil tersenyum)”
Victor       :”gue mau ngomong.”(sambil menyeka langkah Andhita)
Andhita   :”soal apa?”
Victor       :”emm.. gue baru sadar kalau ternyata nada-nada yang membuat tanganku menggerakkan shymponi hatiku itu ternyata....”
Andhita   :”ternyata apa?”
Victor       :”ternyata... ternyata adalah kamu.”
Andhita   : (terkejut) “kamu lagi bercanda ea??”
Victor       :”enggak.. aku serius.”
Andhita   : (tersenyum)”enggak ada irama yang salah kan??”
Victor       :”emm. Semua iramanya tepat dan indah.”
Andhita   :”yang bener?”
Victor       :”ya bener.. em, would you like to become my sweetheart?”
Andhita   :”tapi????Adilla kan…???”
(tiba-tiba Adilla datang menghampiri Andhita dan Victor)
Adilla        :”kenapa harus  bingung,,kalau loe bahagia gue juga pasti bahagia koq..”
Victor       :(menatap Andhita)”emm,,jadi keputusan kamu apa??”
Andhita   :”emm…”(menganggukkan kepala sambil tersenyum)
(kemudian  Adilla, Nadine, Vannesa menggoda Andhita dan Victor)
Adilla        :”jie... jie.... jie... yang baru jadian, traktirannnya mana nich?”
Nadine    :”eaa,,jangan sampe lupa sama temen eaa??”
Vannesa :”iya nich jangan lupa……”
(Victor dan  Andhita membalasnya dengan senyuman)
……….
(ouh... so sweet ea?? Akhirnya Victor menemukan nada-nada yang tepat untuk shymponi  hatinya.. heemmm... berakhir  sudah petualangan Victor untuk mencari nada buat shymponi hatinya... kemudian mereka berangkat sekolah bersama dan awali hari-hari mereka dengan  senyuman)




TAMAT

0 komentar:

Posting Komentar

Design by Nur Arifin Visit Original Post Cinta Islam