Jumat, 18 April 2014

Guru Honorer Jual Kunci Jawaban UN Seharga Rp 7 Juta

 
KARANGANYAR, KOMPAS.com — Seorang guru honorer tertangkap menjual kunci jawaban ujian nasional di Karanganyar, Jawa Tengah.

Tersangka berinisial MRP bersama komplotannya ditangkap beserta barang bukti berupa uang tunai Rp 12 juta, lima telepon genggam, dan enam kunci jawaban UN untuk setiap mata pelajaran yang diujikan.

Wakil Kepala Polres Karanganyar Komisaris Sarini menjelaskan, kasus ini sedang dalam gelar perkara di Reskrim Mapolres Karanganyar, Rabu (16/4/2014) siang. Dia menyebutkan, dalam pemeriksaan, MRP mengaku menjual satu kunci jawaban dengan harga Rp 7 juta.

"Awalnya dari informasi masyarakat bahwa ada kebocoran soal di salah satu SMA negeri di Karanganyar. Kemudian jajaran Intelkam dan Reskrim mendapat keterangan dari dua siswa yang membeli kunci jawaban, AMZ dan GC. Dari situ kita ringkus MRP dan GM," kata Sarini.

MRP, GM, JS, dan DW diduga juga menjual kunci jawaban di daerah lain, yakni Solo, Sragen, dan Boyolali. Namun, petugas masih mendalami kasus tersebut.

Sarini menambahkan, berdasarkan keterangan, jawaban soal UN diperoleh dari YS, kepala SMA swasta di Boyolali, Jawa Tengah. "Ada lima tersangka. Namun, YS masih kami cari dan belum tertangkap," kata Sarini.

Berdasarkan keterangan tersangka, mereka beroperasi dengan mendatangi sekolah dan bertemu kepada siswa. Setelah bertemu, mereka meyakinkan para siswa akan pasti lulus karena komplotan tersebut sudah mempunyai kunci jawaban.

Petugas juga mengamankan satu sepeda motor Honda MegaPro dengan nomor polisi AD 4015 EW yang digunakan tersangka untuk menjual kunci jawaban tersebut. Tersangka dijerat Pasal 322 tentang Membocorkan Rahasia Negara, dengan hukuman maksimal sembilan bulan penjara.

Translate

Design by Nur Arifin Visit Original Post Cinta Islam